Peresmian Rumah Baca Desa Batokorogan

IMG_20180202_022934
Pendidikan adalah sebagai usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran untuk peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kecerdasan , akhlak mulia dan keterampilan yang diperlukan dirinya serta masyarakat. Pendidikan dapat diperoleh baik secara formal maupun non formal. Pendidikan secara formal diperoleh dengan mengikuti program – program yang telah direncanakan, terstrukur oleh suatu institusi seperti di sekolah. 
IMG_20180131_WA0012
Institusi pendidikan yang ada di desa Batokorogan diantaranya yaitu mulai dari jenjang pendidikan PAUD, SD/MI, MTs, SMA/MA. Jenjang pendidikan yang ditempuh oleh peserta didik memerlukan sarana dan prasarana. Sarana dan prasarana memiliki peran yang sangat penting bagi keberhasilan dan kelancaran proses pendidikan. Sarana pendidikan merupakan semua fasilitas yang diperlukan dalam proses belajar mengajar, baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak agar pencapaian tujuan pendidikan berjalan dengan lancar. Buku, media pembelajaran, strategi pembelajaran merupakan salah satu contoh dari sarana. Prasarana pendidikan merupakan fasilitas yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses pendidikan, seperti taman sekolah, jalan menuju ke sekolah, dan perpustakaan.
IMG_20180131_114528_HDR
Tidak hanya sekolah yang dapat menyediakan sarana dan prasarana, tetapi desa tempat institusi pendidikan tersebut berada juga dapat menyediakan sarana dan prasarana untuk menunjang pendidikan. Sarana dan Prasarana yang disediakan mampu meningkatkan keterampilan peserta didik, seperti keterampilan menulis, mendengarkan, berbicara dan membaca. Salah satu prasarana yang dapat meningkatkan keterampilan membaca yaitu menyediakan rumah baca yang tepatnya di desa Batokorogan, kecamatan Kokop. 
IMG_20180131_114550_HDR
Rumah baca yang didirikan oleh kelompok KKN 39 Universitas Trunojoyo Madura dengan nama “Rumah Baca Batokorogan“ ini telah diresmikan oleh bapak kepala desa Batokorogan, tepatnya pada tanggal 31 Januari 2018. Rumah baca ini nantinya akan diserahkan kepada kepengurusan selanjutnya yaitu para pemuda desa Batokorogan. Terdapat banyak jenis buku yang dapat dibaca diantaranya yaitu jenis buku novel, ilmu pengetahuan, artikel/majalah, komik dan dongeng. Buku tersebut nantinya dapat dipinjamkan sesuai dengan peraturan yang telah dibuat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar