Dusun Guwah

IMG_0082

Dusun ini merupakan salah satu dusun yang terdapat di wilayah Batokorokan kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan, yang salah satu dusun yang memiliki jumlah warga lebih dari 300 jiwa termasuk anak-anak. Menurut Pak Khosen selaku kepala dusun Guwah sekaligus juru kunci guwah yang gelar ini dimana adalah tradisi turun-temurun yang keluarga pak Khosen pegang, kebanyakan warga setelah lulus sekolah menengah keatas lebih memilih keluar pulau untuk bekerja untuk mengubah kehidupan ekonomi keluarga. Dusun guwah termasuk dusun yang memiliki tradisi yang kental yang dikenal dengan acara tahunan guwah dimana terdapat makam orang suci di dalam guwah yang terbentuk secara alami dari jaman dulu hingga tak terkira kapan tepatnya sehingga warga menyebut lokasi tersebut sebagai guwah kramat dan penemuan itu terbentuklah nama dusun tersebut dengan diambilnya guwah.

sejarah_goa
Guwah makam ini selalu dibuka pada saat yang diperingati dengan acara tahunan sekedar untuk memperingati dan selametan untuk desa dimana acara tersebut terlaksana pada hari raya ketupat (tong areh jika di bulannya madura) perayaan ini diadakan besar-besaran yang dimana sampai mengadakan penyembelihan hewan kurban berupa sapi ataupun kambing yang mana dana tersebut didapat dari sumbangan warga sekitar dimana kebanyakan dihadiri seluruh warga dusun Guwah dan ada juga warga dusun tetangga dan acaranya selalu terlaksana pada malam jumat ( jum’at manis di bulan tradisi madura ) dan disaat tradisi itu warga yang datang akan memasuki guwah tersebut dan berdoa di dalam kebanyakan orang yang datang ke guwah selain minta pertolongan keselametan diri ( menurut keyakinan tanpa mengundang ke syirikan agama ) dan juga berdoa untuk ketiga makam dimana nama makam tersebut adalah Saiyid Abu Bakar dan Khy Abdulloh dan Bhuju’ Pangocolan / Bhujuk Selamet karna kebanyakan orang yang datang berdoa dan berziarah kemakam mereka selain untuk keselametan mereka juga meminta kelancaran rezeki. 

Screenshot_2
Makam pangocolan selamet ini juga tidak hanya dibuka pada hari itu saja juga dapat dibuka jika ada tamu penting yang ingin mengetahui makam tersebut dengan syarat tidak ada niat buruk dan harus memiliki pikiran bersih jika mau masuk ke guwah hal ini juga termasuk pada hari hol ( perayaan ) bagi warga yang ingin masuk ke guwah tersebut jika mereka memiliki pikiran kotor dan maksud yang tidak baik kemungkinan mereka akan mendapatkan musibah yang dipercaya datang dari guwah tersebt dapat berupa macam-macam kejadian entah itu sakit ataupun berupa musibah yang datang dari sekitar guwah tersebut, kejadian yang pernah terjadi dari guwah tersebut adalah dimana ada warga yang berniat buruk yang mana dia menginginkan sarang burung walet yang ada di guwah tersebut dan ketika dia keluar dari guah tersebut dia mengalami kejadian dimana beliau bertemu dengan ular berbisa yang menggigit dia dan sakit sempat sembuh tapi ternyata nasib berkata lain beliau meninggal tidak lama dari kejadian tersebut dan masyarakat menyimpulkan bahwa itu tragedi dari guwah. Guwah ini memiliki panjang lebih dari 50 meter dan itupun tidak termasuk dengan lorong guwah yang bercabang-cabang karna kondisi guwah tidak hanya 1 jalur namun bercabang kemana-mana, guwah ini berujung ke desa tregih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar